Mengenal Tipikal Konsumen Ertiga Diesel Hybrid

Bogor, KompasOtomotif – Kehadiran Ertiga Diesel Hybrid membuka peluang bagi Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengerek penjualan di Indonesia. Mobil yang bermain di segmen MPV “sejuta umat” ini dipasarkan dengan harga Rp 219,5 juta on the road Jakarta.

Lantas, siapa kira-kira calon pembelinya, mengingat konsumen di Indonesia masih canggung dengan mesin diesel kecil, apalagi hanya bermodalkan transmisi manual saja.

Menjawab pertanyaan tersebut, Marketing Director SIS 4W Donny Saputra, menerangkan bahwa nantinya pemilik Ertiga Diesel Hybrid akan dominan dengan konsumen yang sudah matang, bukan first buyer seperti mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) atau low MPV konvensional.

“Kalau berbicara soal segmen, kita bicara soal mesin dieselnya dulu baru transmisinya. Dari pengalaman kami, orang atau konsumen yang membeli mobil diesel adalah konsumen yang sudah mature, artinya mereka sudah pernah memiliki mobil sebelumnya, atau sudah ada pengalaman dengan mesin diesel,” ujar Donny menjawab pertanyaan KompasOtomotif di Bogor, Jawa Barat, Selasa (7/2/2017).

Saat berbicara low MPV, lanjut Donny, mungkin konsumen membayangkan sebuah low MPV biasa, tapi bagaimana dengan diesel, ini yang kami upaya untuk memberikan diferensiasi di low MPV. Kami memang bukan yang pertama bermain diesel, tapi diesel seperti apa yang kami tawarkan itu beda dengan yang sudah pernah ada, untuk transmisi memang manual lebih dulu, ini bagian strategi untuk ke depannya menghadirkan pilihan transmisi matik.

Untuk calon pembeli spesifik ke Ertiga Diesel Hybird, Donny menyatakan akan lebih ke konsumen lama yang kemungkinan menambah atau mengganti produk.

Stanly/KompasOtomotif Ertiga Diesel Hybrid

“Target konsumennya ada dua, pertama mereka yang sudah pakai Ertiga atau produk Suzuki lainnya yang ada di bawah Ertiga, seperi Karimun, Ertiga bensin, Splash atau Celerio. Kedua adalah konsumen dari pengguna low MPV lainnya, mereka yang pindah atau beralih. Persentasenya 60 persen pengguna Suzuki dan 40 persen konsumen baru,” ujar Donny.

Ertiga Diesel Hybird memang bisa diibaratkan sebagai “mainan” baru, tapi melihat dari spesifikasi, harga, serta teknologi yang ditawarkan, bisa dibilang mobil ini menjadi satu-satunya low MPV yang memiliki teknologi canggih dengan harga terjangkau.

“Kalau dilihat kenyataannya mobil diesel itu rata-rata ada di segmen SUV dengan harga Rp 300 juta ke atas, jadi dengan harga yang kami tawarkan serta teknologi hybrid kami optimis bisa memberikan sesuatu yang baru. Untuk kami sendiri Ertiga Diesel Hybrid ini merupakan produk beyond expectation,” kata Donny.

Sumber:

http://otomotif.kompas.com/read/2017/02/09/170200615/mengenal.tipikal.konsumen.ertiga.diesel.hybrid

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *